WAHANANEWS.CO, Jakarta - Di tengah gejolak konflik global, sektor pertanian Indonesia justru panen berkah dari lonjakan harga komoditas dunia.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa memanasnya konflik geopolitik global membawa dampak tak terduga berupa peningkatan kesejahteraan petani di dalam negeri.
Baca Juga:
Pertanian Berbasis AI, Bupati Tapteng Harapkan Pendapingan Pemerintah Pusat
Ia menyebut kenaikan harga komoditas seperti crude palm oil (CPO) dan kakao menjadi faktor utama yang mendorong keuntungan petani meningkat.
Fenomena tersebut bahkan ia dengar langsung saat melakukan kunjungan ke berbagai daerah dan berdialog dengan para pekebun.
"Konflik geopolitik memanas itu berkah buat Indonesia, untuk pangan. Petani pesta, kenapa? Harga CPO naik. Tahu nggak? Tahu nggak apa dia katakan? pekebun-pekebun, 'Pak Menteri kapan lagi konflik?' Nggak boleh itu, nggak boleh konflik. 'Ini harga bagus nih. Harga kakao bagus. Harga CPO bagus'. Aku ditanya ini kalau ke lapangan oleh petani- petani," kata Amran.
Baca Juga:
Bupati Apresiasi Peningkatan Pertanian di Kabupaten Tapanuli Utara
Pernyataan tersebut disampaikan saat dirinya meninjau Gudang Bulog Panaikang di Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (5/4/2026).
Meski demikian, Amran menegaskan konflik global tetap tidak diharapkan terjadi meskipun membawa dampak positif terhadap harga komoditas.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut memberikan ruang keuntungan yang lebih besar bagi petani sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan.