WahanaNews.co, Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melalui Kecamatan Cakung menggelar Coffee Morning dan Dialog Interaktif bersama dunia usaha sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan program pemilahan sampah dari sumber, pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), serta percepatan pencegahan stunting.
Kegiatan yang berlangsung di Function Room Jakarta Garden City, Kelurahan Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Selasa (7/7/2026), dihadiri Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Timur, Fauzi, anggota DPRD DKI Jakarta, jajaran Pemerintah Kecamatan Cakung, para lurah, serta pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cakung.
Baca Juga:
Kolaborasi Pemkot dan Indomaret Perkuat Daya Saing UMKM Jakarta Timur Menuju Pasar Modern
Dalam sambutannya, Fauzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah membangun sinergi dalam mendukung berbagai program prioritas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan faktor utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
"Hasil dari pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat pengelolaan sampah melalui pemilahan sejak dari sumbernya sehingga volume sampah yang dihasilkan di setiap RT dan RW dapat terus berkurang. Pengelolaannya pun diharapkan dapat dilakukan secara mandiri oleh lingkungan maupun komunitas masyarakat," ujar Fauzi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pengurus RT dan RW yang telah konsisten menerapkan pemilahan sampah dari sumber, sekaligus kepada Kecamatan Cakung yang berhasil mengintegrasikan tiga program strategis, yaitu pengelolaan sampah, pemicuan STBM, dan pencegahan stunting melalui forum silaturahmi bersama dunia usaha.
Baca Juga:
Sambut HUT Jakarta ke-499, PAM Jaya dan PKK Gelar Khitanan Massal Gratis
"Atas nama Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, kami memberikan apresiasi kepada seluruh RT dan RW yang telah melakukan pemilahan sampah dari sumber. Ini merupakan langkah yang sangat baik dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Kami juga mengapresiasi Kecamatan Cakung yang mampu membangun komitmen bersama berbagai pihak untuk menyukseskan tiga program tersebut," katanya.
Fauzi menambahkan, keberhasilan program-program tersebut merupakan implementasi pendekatan pentahelix, yang melibatkan unsur pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media. Melalui kolaborasi multipihak ini, setiap kebijakan diharapkan didukung oleh regulasi yang tepat, riset berbasis data, investasi yang memadai, partisipasi aktif masyarakat, serta sosialisasi yang efektif.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pencapaian target pembangunan, khususnya di bidang lingkungan hidup, kesehatan masyarakat, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.