WAHANANEWS.CO, Makassar - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melakukan audiensi dengan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi kelembagaan dan kesinambungan sinergi dalam pengawalan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan.
Pertemuan ini menjadi momentum silaturahmi jajaran manajemen PLN dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Sila H. Pulungan, sekaligus memperkuat koordinasi yang telah terjalin antara PLN dan Kejati Sulsel dalam mendukung pelaksanaan proyek ketenagalistrikan agar berjalan tertib, transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Baca Juga:
Dukung Visi "Menggerakkan Kedaulatan Energi", PLN UIP Sulawesi Percepat Infrastruktur Ketenagalistrikan untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Listrik
Audiensi tersebut dihadiri oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha beserta jajaran, Perwakilan Manajemen PLN UIP3B Sulawesi, serta Perwakilan Manajemen PLN UID Sulselrabar. Rombongan PLN diterima langsung oleh Kepala Kejati Sulsel, Dr. Sila H. Pulungan, didampingi Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Kejati Sulsel, Dr. Riyadi Bayu Kristianto.
Dalam pertemuan tersebut, PLN menyampaikan apresiasi atas hubungan baik yang selama ini telah terbangun bersama Kejati Sulsel. PLN juga menegaskan pentingnya pendampingan dan masukan hukum dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, khususnya pada aspek perizinan, pengadaan tanah, serta dinamika sosial yang kerap muncul dalam pelaksanaan proyek di lapangan.
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa sinergi dengan Kejati Sulsel merupakan bagian penting dalam memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
Baca Juga:
PLN UIP Sulawesi Dukung Pengembangan Keterampilan Anak Disabilitas di SLB Negeri 1 Sidrap
“Kami menyampaikan selamat atas amanah yang diemban Bapak Dr. Sila H. Pulungan sebagai Kepala Kejati Sulsel. Bagi PLN, silaturahmi ini menjadi momentum untuk melanjutkan sinergi yang telah berjalan baik selama ini. Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk pendampingan hukum, agar seluruh proses dapat berjalan tertib, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Aditya.
Aditya menambahkan, proyek-proyek ketenagalistrikan yang dikerjakan PLN memiliki peran strategis dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik, mendukung pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat layanan kelistrikan bagi masyarakat dan dunia usaha di Sulawesi Selatan.
“Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik bersama Kejati Sulsel, kami berharap berbagai tantangan di lapangan dapat dimitigasi secara tepat, sehingga pembangunan infrastruktur kelistrikan dapat berjalan lebih efektif dan sesuai koridor hukum,” tambahnya.