WAHANANEWS.CO, Makassar - Dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Utara (Sulut) menunjukkan komitmen partisipatif dalam pelestarian ekosistem pesisir.
PLN turut bergabung dalam aksi "Korve Bersih-Bersih Pantai" yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di Malalayang Beach Walk (MBW), Kota Manado, Jumat (5/6/2026).
Baca Juga:
PLN Catat Prestasi Lingkungan, 11 PROPER Emas Perkuat Transformasi Hijau
Kehadiran PLN dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap agenda lingkungan pemerintah demi menjaga kebersihan kawasan wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat.
Aksi gotong royong ini diikuti berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, jajaran BUMN, komunitas, hingga pengelola kawasan wisata. Secara khusus, tim PLN UPP Sulawesi Utara berhasil mengumpulkan 15 kilogram sampah plastik yang kemudian langsung ditimbang sebagai data kegiatan.
Gubernur Sulawesi Utara pun mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat. Beliau menekankan bahwa semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kunci utama untuk menjaga kelestarian lingkungan tetap terjaga.
Baca Juga:
Momentum International Women’s Day, PLN Tegaskan Komitmen Dukung Perempuan Berkarya
Manager PLN UPP Sulut, Muh. Arfah Aboe Kasim, mengungkapkan bahwa keterlibatan PLN dalam aksi ini merupakan wujud kepedulian nyata terhadap kawasan yang menjadi jantung ekonomi lokal.
"Pantai Malalayang adalah urat nadi bagi nelayan, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata. Dengan bergotong royong menjaga kebersihan pantai, kita sedang membantu melindungi mata pencaharian warga, menjaga citra destinasi wisata, sekaligus memastikan kontribusi positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tetap terjaga dengan baik," ujar Arfah.
Menanggapi kegiatan tersebut, General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, menyampaikan bahwa keterlibatan timnya selaras dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan PLN.
“Sebagai pengemban tugas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, kami berkomitmen untuk tumbuh selaras dengan pelestarian lingkungan serta mendukung penuh program-program pemerintah yang berdampak luas bagi masyarakat seperti aksi bersih bersih pantai ini. Semoga kebersihan dan keindahannya bisa kita jaga bersama sama.” pungkasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi antar seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Kawasan pantai yang bersih dan terawat tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi wisatawan, tetapi juga menjadi magnet bagi investor yang akan menggerakkan roda ekonomi daerah. Aksi di Malalayang Beach Walk ini menjadi pengingat bahwa langkah kolaboratif sekecil apapun adalah kontribusi nyata bagi masa depan Sulawesi Utara yang lebih hijau dan sejahtera.
[Redaktur: Amanda Zubehor]