WahanaNews.co | Pertanian hingga kini menjadi penopang ekonomi nasional. Namun pembangunan pertanian menghadapi tantangan yang cukup berat.
Salah satunya penurunan jumlah petani dan umur petani yang relatif tua. Kondisi itu berkorelasi pada penerapan teknologi baru yang rendah.
Baca Juga:
PPA dan PTBA Kembangkan Pertanian Modern, Panen Raya Melon di Muara Enim
Di sisi lain minat generasi muda yang bekerja di sektor pertanian sangat terbatas. Mereka masih beranggapan sektor pertanian kurang menjanjikan untuk kehidupan yang layak.
Rendahnya minat generasi muda terhadap pertanian tersebut memang harus pemerintah antisipasi.
Pasalnya, generasi muda memiliki potensi besar membawa inovasi dalam pertanian. Karena itu, Kementerian Pertanian dibawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman saat ini mendorong anak-anak muda untuk terjun ke dunia pertanian. Salah satunya dengan program pertanian modern.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Dukungan PLN Kalselteng ke Polda Kalsel Melalui Program Electrifying Agriculture
Dalam pengembangan Pertanian Modern nantinya menempatkan generasi milenial atau petani muda dalam pengelolaan dan operasional pertanian.
Kementerian Pertanian memberikan dukungan penuh kepada generasi muda yang ingin terjun ke dunia pertanian, termasuk menyediakan seluruh perlengkapan pertanian secara gratis.
Dengan pertanian modern diharapkan akan menarik minat generasi muda terjun ke dunia pertanian. Lebih jauh adalah mencetak generasi petani baru yang adaptif teknologi, tangguh, dan siap untuk menggerakkan transformasi sektor pertanian.