Bencana banjir dan longsor yang terjadi telah mengakibatkan kerusakan infrastruktur secara luas.
Sejumlah akses jalan utama terputus, membuat beberapa lokasi terdampak hanya dapat disuplai melalui jalur udara.
Baca Juga:
PLN Dukung Industri Kertas Nasional, IKPP Karawang Dapat Pasokan Listrik 250 MVA
Untuk memastikan pendistribusian personel, material tower darurat, peralatan kerja, dan logistik lainnya berjalan tepat waktu, PLN menggandeng TNI AU untuk pengiriman via helikopter.
Proses pendistribusian material pembangunan tower darurat ke salah satu daerah terdampak yang terisolir, di kabupaten Bireuen, Aceh.
“Pendistribusian ke wilayah terisolir menggunakan helikopter menjadi salah satu langkah strategis agar personel dan perlengkapan dapat segera sampai ke lokasi terdampak,” jelas Darmawan.
Baca Juga:
PLN UID Jabar Perkuat Kompetensi EV di SMKN 8 Bandung, Dari Teori Jadi Praktik Nyata
Sementara itu, dukungan TNI AD diwujudkan dengan penyediaan truk dan kendaraan taktis untuk menembus jalur darat yang masih dapat dilalui.
Seluruh armada dikerahkan untuk mempercepat mobilisasi tim dan material ke titik-titik perbaikan.
Darmawan menambahkan bahwa ia terus memantau seluruh tahapan agar proses pemulihan berjalan efektif dan layanan listrik bagi masyarakat dapat pulih secepat mungkin.