Salah satu fokus utama adalah mempercepat proses komersial dan logistik untuk menjamin ketersediaan batu bara kalori menengah atau Medium Rank Coal (MRC), yang menjadi bahan bakar utama bagi sejumlah pembangkit strategis di sistem Jawa.
Dalam pelaksanaannya, PLN mendapatkan dukungan dari Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Baca Juga:
Mengawal Tradisi Seba Baduy, PLN UP3 Banten Selatan Pastikan Listrik Andal
Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi penugasan kepada sejumlah perusahaan pemasok batu bara sehingga kebutuhan bahan bakar pembangkit dapat dipenuhi secara lebih cepat, efektif, dan terkoordinasi.
“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah, khususnya Menteri ESDM Bapak Bahlil Lahadalia, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, serta Direktur Jenderal Minerba yang telah memfasilitasi koordinasi antara PLN, pemasok batu bara, dan pelaku usaha ketenagalistrikan sehingga proses penguatan pasokan energi primer dapat berjalan lebih cepat,” kata Darmawan.
Saat ini PLN juga tengah mempercepat penyelesaian berbagai proses kontraktual dan pengaturan logistik dengan perusahaan-perusahaan yang telah memperoleh penugasan dari Pemerintah.
Baca Juga:
Petugas PLN bersiaga dan memantau jalannya pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno
Langkah tersebut dilakukan agar pasokan batu bara yang tersedia dapat segera disalurkan ke pembangkit dan dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan keandalan sistem kelistrikan.
“Kami juga mengapresiasi para pemasok batu bara yang sudah mendapatkan penugasan Pemerintah dan bekerja sama dengan PLN maupun mitra pembangkit. Bersama-sama kami mempercepat penyelesaian aspek kontraktual dan logistik agar pasokan dapat segera dimanfaatkan secara optimal oleh pembangkit,” lanjut Darmawan.
Seiring dengan terus berlangsungnya distribusi batu bara ke sejumlah pembangkit di sistem Jawa, PLN optimistis kesiapan operasional pembangkit akan semakin meningkat.