Ia merasakan kehadiran relawan membawa kebahagiaan dan semangat baru di tengah kondisi sulit yang dialami.
Tampak relawan PLN membersihkan lumpur yang masih tersisa dan menumpuk di jalan pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah Aceh. Selain memberikan dukungan moril, para relawan PLN bersama warga bahu-membahu melakukan bakti lingkungan dengan membersihkan fasilitas umum, fasilitas kesehatan, dan rumah ibadah.
Baca Juga:
Jakarta Electric PLN Mobile Tekuk BJB Tandamata 3-0, Asa Final Four Proliga 2026 Terjaga
“Hari ini saya bergembira berkumpul dengan teman-teman di musala, karena ada PLN Peduli Aceh Tamiang dan saya dikasih hadiah dari PLN. Terima kasih ya, PLN,” kata Muhamad Putera.
Apresiasi juga disampaikan oleh Ernawati, Sekretaris Desa Babasuah yang sekaligus merupakan Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kota Tengah.
Ia menilai program Employee Volunteering PLN sangat membantu memulihkan semangat warga, terutama anak-anak, yang sebelumnya mengalami ketakutan dan tekanan psikologis pascabencana.
Baca Juga:
PLN Manfaatkan 3,44 Juta Ton FABA Sepanjang 2025, Dorong Ekonomi dan Keberlanjutan Lingkungan
"Terima kasih kepada para Bapak dan Ibu (relawan) yang sudah menemani anak-anak kami. Alhamdulillah, anak-anak kami tambah semangat dan aktif lagi dengan adanya kegiatan ini (Employee Volunteering). Kami mohon kepada Bapak dan Ibu supaya lanjut kegiatan ini ke depan, membantu kami guru-guru di sini," ucap Ernawati.
Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kehadiran PLN di Aceh merupakan wujud komitmen perusahaan untuk selalu hadir dan berdiri bersama masyarakat, khususnya di saat menghadapi masa sulit akibat bencana.
Relawan PLN terlihat sedang mengalirkan air bersih dari truk ke sebuah box penampungan, sementara salah satu warga sedang mengisi air ke botol-botol kosong yang ia bawa. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan utama para warga terdampak pascabencana yang melanda Aceh.