WAHANANEWS.CO,Jakarta– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Barat kembali menunjukkan komitmen kepedulian sosial melalui program “Terang Berkah Ramadan 2026” yang dipusatkan di Kantor PLN UP3 Bandung pada Jumat (6/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang bertujuan mendukung ketahanan pangan sekaligus memperluas akses listrik bagi masyarakat prasejahtera di Jawa Barat.
Kegiatan ini dibuka oleh Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Barat, Krisantus H. Setyawan, didampingi Manager PLN UP3 Bandung, Donna Sinatra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Regol, Tantan Haryanto, S.Sos., Lurah Ciseureuh, Tantan Sukanda, serta jajaran perwakilan dari Polsek dan Koramil setempat.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Sebut Fitur Trip Planner PLN Mobile Bukti Kesiapan PLN Dukung Ekosistem EV
Dalam kesempatan tersebut, Krisantus H. Setyawan menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat, khususnya pada momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi.
“Ramadan adalah momentum terbaik untuk berbagi. Melalui program Terang Berkah Ramadan ini, PLN menyediakan 1.200 paket sembako murah bagi masyarakat di lingkungan Kecamatan Regol, meliputi Kelurahan Ciseureuh, Balonggede, Cigareleng, Pasirluyu, dan Ciateul, serta bagi Tenaga Alih Daya (TAD) di lingkungan PLN. Kami ingin memastikan kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan terang listrik, tetapi juga membawa energi kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Krisantus.
Apresiasi atas program tersebut juga disampaikan oleh Sekretaris Camat Regol, Tantan Haryanto. Ia menilai program yang diinisiasi PLN sangat membantu masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadan.
Baca Juga:
Penguatan Statistik Kelistrikan Nasional Digenjot, ALPERKLINAS: Ini Momentum Reformasi Berbasis Data
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN UID Jawa Barat atas kepeduliannya terhadap warga Kecamatan Regol. Program sembako murah ini sangat membantu dalam meringankan beban ekonomi masyarakat. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin demi kesejahteraan warga,” ujarnya.
Hal menarik dari program ini adalah paket sembako murah seharga Rp70.000 yang berisi beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, dan gula pasir 1 kg tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Seluruh hasil penjualan sembako tersebut akan dikembalikan 100 persen untuk membiayai program Pasang Baru (PB) listrik bagi fasilitas umum dan rumah warga prasejahtera.
Salah satu warga Kelurahan Ciseureuh, Aten Setiawan (46), mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Alhamdulillah, harga sembakonya jauh lebih murah dibanding di pasar. Senang sekali mengetahui bahwa uang yang kami bayarkan nantinya digunakan PLN untuk membantu pemasangan listrik gratis di sekolah atau rumah ibadah. Jadi kami seperti belanja murah sambil ikut bersedekah,” ungkapnya.
Melalui program Terang Berkah Ramadan 2026, PLN berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap PLN sebagai perusahaan yang tidak hanya menghadirkan listrik andal, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
[Angelita Lumban Gaol]