WAHANANEWS.Jakarta. CO Sebagai upaya memperkuat keandalan pasokan listrik di wilayah Kabupaten Bekasi, PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikarang intensif lakukan pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipatif menyikapi kondisi cuaca ekstrem yang ditandai angin kencang dan hujan lebat, yang menyebabkan risiko pohon tumbang dan gangguan kelistrikan.
Kegiatan pemangkasan pohon tersebut merupakan bagian dari pemeliharaan rutin jaringan listrik atau Right of Way (ROW), yakni menjaga ruang aman di sekitar jaringan agar terbebas dari potensi gangguan seperti dahan dan ranting pohon yang menyentuh kabel listrik.
Baca Juga:
Gebyar Awal Tahun 2026, PLN Majalaya Hadirkan Diskon Tambah Daya via PLN Mobile
Manager PLN UP3 Cikarang, Wiedhyarno Arief Wicaksono, menegaskan bahwa pemeliharaan jaringan menjadi prioritas utama PLN, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Pemangkasan pohon kami lakukan secara rutin dan terencana untuk menjaga jarak aman antara vegetasi dan jaringan listrik. Ini penting agar pasokan listrik tetap andal, aman, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Ia juga menghimbau masyarakat untuk lebih aktif melakukan pengaduan apabila ditemuka kondisi tidak aman saat musim hujan, seperti adanya pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik.
“Hujan disertai angin seperti saat ini, jika terjadi pohon tumbang atau kondisi berpotensi membahayakan jaringan listrik, pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile agar petugas segera melakukan tindak lanjut di lapangan,” ujar Wiedhyarno.
Koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem juga penting dilakukan. Sinergi ini bertujuan mempercepat penanganan apabila terjadi bencana atau kondisi darurat lainnya.
Baca Juga:
PLN UP3 Garut Gencarkan Promo Tambah Daya Gebyar Awal Tahun di Kampus UNIGA
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, menyampaikan bahwa koordinasi aktif terus dilakukan.
"Komunikasi dengan PLN sudah sangat baik, dan terus kami lakukan terutama dalam pemetaan wilayah rawan dan penanganan cepat ketika terjadi gangguan akibat cuaca ekstrem," ungkap Dodi.
Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Barat, Sugeng Widodo, turut mengimbau masyarakat agar aktif berperan dalam menjaga keamanan jaringan listrik di lingkungannya.
“Idealnya jarak aman antara pohon dan kabel listrik adalah minimal tiga meter. Jika menemukan potensi bahaya, laporkan melalui aplikasi PLN Mobile agar bisa segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Melalui pemeliharaan ROW yang dilakukan secara berkelanjutan, PLN Cikarang menegaskan komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik serta menghadirkan pelayanan yang aman, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.