WahanaNews.co, Dubai - Produk makanan dan minuman (mamin) Indonesia mencatatkan potensi transaksi mencapai USD 6,69 juta atau sekitar Rp107,17 miliar selama pameran Gulfood 2026 yang berlangsung di Uni Emirat Arab (UEA). Angka ini meningkat 62,63 persen dibandingkan keikutsertaan Indonesia pada tahun lalu yang mencatatkan transaksi sekitar USD 2,5 juta (Rp40 miliar).
Kenaikan ini menunjukkan peluang ekspor produk mamin ke pasar Timur Tengah melalui UEA masih sangat terbuka lebar. Gulfood 2026 digelar pada 26—30 Januari 2026 di Dubai World Trade Centre (DWTC) dan Dubai City Expo (DEC), Dubai, UEA.
Baca Juga:
Danrem 042/Gapu Pimpin Sertijab Dandim 0416/Bute, Tekankan perkuat kemanunggalan TNI dengan Rakyat
Konsul Jenderal RI Dubai, Denny Lesmana, menilai peningkatan potensi transaksi memberikan sinyal positif bagi kehadiran produk mamin Indonesia di UEA.
“Peningkatan capaian potensi transaksi lebih dari 60 persen menandakan tingginya animo pelaku usaha di UEA terhadap produk mamin Indonesia. Pameran ini juga memberikan eksposur lebih luas bagi produk Indonesia untuk menjangkau pasar di berbagai kawasan,” kata Denny.
Sementara itu, Kepala Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Dubai, Widy Haryono, menyebut tingginya antusiasme pengunjung Paviliun Indonesia menjadi indikator promosi produk secara global semakin efektif.
Baca Juga:
UMKM Perempuan Indonesia Tampil di Spring Fair 2026 Inggris
“Pengunjung Paviliun Indonesia terlihat sangat antusias melihat produk-produk Indonesia yang dipamerkan. Makin beragamnya pengunjung dari berbagai negara menandakan semakin luasnya jangkauan promosi, dan semakin besar pula peluang Indonesia mendapatkan buyers dari seluruh dunia,” ujar Widy.
Berdasarkan formulir kontak dagang, minat terhadap produk mamin Indonesia cukup tinggi. Produk yang diminati antara lain minyak kelapa, lemak padat (shortening), margarin, minyak goreng sawit, kental manis (condensed milk), mi instan, produk kacang-kacangan, biskuit, kue kering, kopi instan, bumbu-bumbu, teh siap minum, teh susu, dan teh jeli.
“Nilai potensi transaksi ini masih akan terus berkembang seiring proses penghimpunan data yang dilakukan ITPC Dubai bersama peserta lainnya,” tambah Widy.
Gulfood 2026 diikuti oleh 8.500 peserta dari 195 negara, menampilkan hingga 1,5 juta produk mamin. Paviliun Indonesia sendiri menampilkan 55 pelaku usaha Indonesia.
Aditya Warman Untung, Business Relations & Market Pioneer Manager PT Sekar Laut, Tbk., mengapresiasi dukungan aktif perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri. Dukungan tersebut berupa fasilitasi pencarian pembeli dan pasar yang tepat melalui program business matching.
[Redaktur: Alpredo]