WAHANANEWS.CO - Mata uang rupiah kembali tertekan setelah sempat menguat tipis beberapa waktu terakhir, Jumat (30/1/2026), per pukul 14.13 WIB rupiah melemah 0,0068 persen ke level Rp 16.786, dan Ekonom CELIOS Bhima Yudhistira mengungkapkan risiko koreksi lanjutan masih terbuka dan penguatan sebelumnya bersifat sementara.
Bhima menilai di tengah pelemahan rupiah, salah satu strategi investasi yang bisa dilakukan adalah masuk ke instrumen emas karena meski harga emas kini cetak rekor, potensi kenaikan hingga Rp 3,5 juta per gram pada tahun ini masih terbuka.
Baca Juga:
Rupiah Hampir Tembus Rp17 Ribu, Menkeu Purbaya Optimis Segera Menguat
Indeks dolar global kembali menguat setelah sempat melemah, menjadi salah satu faktor pendorong pelemahan rupiah terhadap dollar AS, sementara pelaku pasar juga menunggu perkembangan Morgan Stanley Capital International (MSCI) dan realisasi perbaikan indeks setelah Direktur Utama BEI Imam Rachman mundur karena tekanan IHSG yang signifikan.
Bhima mengingatkan bahwa mundurnya Direktur BEI perlu dibarengi reformasi total pengelolaan bursa saham, sementara bagi masyarakat yang ingin berinvestasi di tengah pelemahan rupiah, ia menyarankan beralih ke emas batangan atau, jika tetap ingin masuk ke saham, pahami kondisi kebijakan pemerintah dan fundamental perusahaan.
Harga emas kini menembus lebih dari Rp 3 juta per gram, dan Bhima menilai peluang kenaikan masih besar hingga Rp 3,5 juta per gram tahun ini, didorong oleh tiga faktor utama: meningkatnya ketidakpastian global yang mendorong aliran aset ke safe haven emas, langkah dedolarisasi bank sentral negara berkembang, dan permintaan emas dari sektor AI, semikonduktor, dan data center.
Baca Juga:
Harga Emas Antam Anjlok Rp16 Ribu, Pasar Logam Mulia Berguncang
Menurut Bhima, kemungkinan turunnya harga emas secara signifikan semakin kecil sehingga peluang bullish masih lebih besar, di mana bullish di pasar modal menunjukkan tren kenaikan harga aset yang berkelanjutan.
Harga emas per 30 Januari 2026 pukul 15.13 WIB menurut Sahabat Pegadaian adalah 1 gram Rp 3.204.000, 5 gram Rp 15.664.000, 10 gram Rp 31.244.000, 25 gram Rp 77.915.000, 50 gram Rp 155.707.000, 100 gram Rp 311.260.000, 500 gram Rp 1.552.479.000, dan 1.000 gram Rp 3.104.956.000, sementara UBS mencatat 1 gram Rp 3.219.000, 5 gram Rp 15.785.000, 10 gram Rp 31.405.000, 25 gram Rp 78.359.000, 50 gram Rp 156.395.000, 100 gram Rp 312.666.000, 500 gram Rp 1.561.036.000.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]