WAHANANEWS.CO, Padang - Dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 H, manajemen PLN
Electricity Services (PLN ES) melaksanakan kunjungan ke Unit Pelaksana 4 Sumatera Barat
pada (27/2/2026) lalu.
Kegiatan ini menjadi momentum penguatan program Electrifying Agriculture,
kepedulian sosial perusahaan, serta implementasi budaya perusahaan melalui sesi Manajemen
Mendengar dalam program “Makin ASIK”.
Baca Juga:
PLN Electricity Services Lanjutkan Program Revitalisasi Kelistrikan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang
Salah satu agenda utama adalah kunjungan ke pelanggan program Electrifying Agriculture, unit
usaha penggilingan padi di Padang, Sumatera Barat yang telah beralih dari penggunaan genset
diesel ke listrik PLN.
Peralihan ini menjadi bagian dari komitmen PLN ES dalam membantu
pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memperbaiki struktur biaya operasional dan
meningkatkan kualitas produksi.
Baca Juga:
PLN Electricity Services Gelar Safari Ramadan di Sumatera Utara, Perkuat Sinergi dan Pastikan Kesiapan Layanan Kelistrikan
Direktur Keuangan, Manajemen Human Capital, dan Hukum Manajemen Risiko PLN ES
(DIRKMRHC), Isral, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan efisiensi
nyata bagi pelaku usaha.
“Program ini dinamakan Electrifying Agriculture. Tujuannya adalah bagaimana PLN ES
membantu UMKM, dalam hal ini pengusaha penggilingan padi di Sumatera Barat, untuk
memperbaiki struktur biaya mereka. Beban bahan bakar yang cukup tinggi dalam pengelolaan
diesel dialihkan ke listrik yang jauh lebih murah,” ujar Isral.
Pemilik penggilingan padi, Acik Mirjayokta turut merasakan langsung dampak positif dari
peralihan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa penggunaan diesel sebelumnya menghadirkan
berbagai tantangan operasional.
“Mendapatkan solar agak susah, perawatan tentu lebih banyak daripada pakai dinamo. Kendala
mesin sering kita jumpai dan juga harus ganti oli yang biayanya tidak sedikit,” ungkap Acik.
Setelah beralih ke listrik, ia merasakan perubahan signifikan baik dari sisi biaya maupun
kualitas produksi.
“Putaran mesin lebih stabil kalau pakai dinamo. Biaya lebih enteng, perawatan lebih ringan.
Banyak manfaat kalau beralih dari mesin diesel ke dinamo listrik. Kapasitas hampir sama, tapi
karena putarannya lebih stabil, hasil beras yang dihasilkan lebih bagus dan merata,”
tambahnya.
Ke depan, pelanggan juga berencana melakukan penambahan dinamo listrik serta peningkatan
daya untuk mendukung pengembangan usaha.
Selain kunjungan pelanggan, Safari Ramadan ini juga diisi dengan penyerahan santunan
kepada anak yatim dan dhuafa di sekitar wilayah operasional sebagai wujud kepedulian sosial
perusahaan di bulan suci.
Manajemen juga menggelar sesi Manajemen Mendengar bersama insan Unit Pelaksana 4
Sumatera Barat. Forum dialog ini merupakan implementasi budaya “Makin ASIK” yang
mendorong komunikasi terbuka, kolaboratif, dan solutif antara manajemen dan pegawai. Melalui
sesi ini, aspirasi, tantangan, serta masukan dari lini terdepan dihimpun sebagai bagian dari
upaya perbaikan berkelanjutan perusahaan.
Melalui Safari Ramadan 2026, PLN ES menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan
solusi kelistrikan yang efisien bagi masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus memperkuat
budaya perusahaan yang adaptif.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]