WahanaNews.co, Jakarta - Pemerintah terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 di Kota Surabaya sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sekolah Rakyat Jatim 1 yang berlokasi di Kecamatan Bulak, Surabaya, dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu yang mengintegrasikan jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) dalam satu lingkungan pembelajaran yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Baca Juga:
Kementerian PU Percepat Perbaikan Huntara Rusak Diterjang Puting Beliung di Aceh Utara
Kawasan pendidikan tersebut dibangun di atas lahan seluas 6,61 hektare dengan total luas bangunan mencapai 27.766,77 meter persegi. Berbagai fasilitas pendidikan dan penunjang disiapkan untuk mendukung proses belajar mengajar sekaligus pengembangan karakter dan keterampilan peserta didik.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menciptakan pemerataan akses pendidikan sekaligus investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia nasional.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul. Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat dan mendukung pemerataan akses pendidikan,” ujar Dody.
Baca Juga:
Kementerian PU Catat Kemajuan Signifikan Program Prioritas Presiden hingga Mei 2026
Menurut dia, kawasan Sekolah Rakyat tidak hanya difungsikan sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai lingkungan pendidikan terpadu yang mampu mendukung pembentukan karakter, pengembangan kompetensi, serta peningkatan kualitas hidup peserta didik.
Sejumlah fasilitas yang dibangun meliputi gedung SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan rumah ibadah, kantin, lapangan olahraga, ruang terbuka hijau, serta berbagai sarana penunjang lainnya yang terintegrasi dalam satu kawasan.
Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai jadwal, Menteri Dody melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pada Sabtu (6/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia meninjau sejumlah fasilitas utama yang tengah diselesaikan serta memastikan seluruh pekerjaan konstruksi tetap mengutamakan mutu dan kualitas bangunan.
Berdasarkan data per 5 Juni 2026, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1 telah mencapai 77,68 persen. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada 20 Juni 2026 sehingga fasilitas tersebut dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan tahun ajaran baru 2026/2027.
Untuk mengejar target penyelesaian, Kementerian PU bersama kontraktor pelaksana, PT Waskita Karya (Persero) Tbk–CAG KSO, menerapkan sejumlah strategi percepatan pekerjaan di lapangan.
Langkah tersebut antara lain penggunaan metode half slab pada pekerjaan pelat lantai dua, percepatan distribusi material menggunakan hiab crane, pelaksanaan pengecoran dengan concrete pump dan mobile crane, serta penambahan tenaga kerja pada berbagai sektor pekerjaan konstruksi.
Selain itu, percepatan juga dilakukan melalui pemasangan struktur rangka atap baja, pengaturan penambahan tenaga dan sistem kerja bergilir (shift) pada pekerjaan arsitektural dan finishing, serta percepatan penyambungan daya listrik PLN melalui penyesuaian tata letak panel sesuai standar teknis.
Berbagai peralatan konstruksi seperti mobile crane, hiab crane, excavator, bulldozer, vibro roller, dan mobile batching plant juga terus dioptimalkan untuk menjaga produktivitas pekerjaan di lapangan.
Dengan dukungan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi, Sekolah Rakyat Jatim 1 diharapkan dapat menjadi model kawasan pendidikan terpadu di Indonesia yang mampu mencetak generasi unggul sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia nasional.
[Redaktur: Jupriadi]