Iqbal menambahkan untuk tahun 2025 ini, Lokbin lainnya di Jakarta Barat akan segera dilakukan peningkatan atau direvitalisasi. Seperti di Lokbin Kamal dan Lokbin Meruya.
“Rencana di Lokbin Kamal pada 2025 ini akan ditambah kapasitasnya agar bisa menampung pedagang-pedagang liar di luar pasar sehingga lingkungan di sekitar bisa tertata rapi. Ini kita sasar di tahun 2025,” jelasnya.
Baca Juga:
Kemenbud Apresiasi Huta Art Space sebagai Upaya Pelestarian Budaya Batak
Kemudian di Lokbin Meruya yang dulu pernah direnovasi oleh kementerian perdagangan juga akan dilakukan perbaikan gedung.
“Kemarin kita lihat conblock udah kayak gunung, lantainya retak, plafonnya roboh. Nanti semua kita perbaiki. Semua sudah kita akomodir atau inventaris,” ujar Iqbal.
Selain peningkatan sarpras, Sudin PPKUKM terus mendorong pedagang lokbin untuk mengikuti pola pembinaan UMKM.
Baca Juga:
Bupati Sumedang Hadiri Peringatan Hari Pers Nasional 2026, Tekankan Peran Pers sebagai Pilar Demokrasi
“Mereka kita dorong menjadi anggota Jakarta Enterpreneur (Jakpreneur). Di sana ada program P1 sampai P7, dari pendaftaran hingga permodalan,” kata dia.
Iqbal mengatakan pasar lokbin yang direvitalisasi ini diharapkan bisa menjadi lokbin percontohan bagi lokbin lainnya di wilayahnya.
“Pasar lokbin ini masing-masing punya karakteristik. Lokbin Bangun Nusa itu misalnya berdampingan dengan PD Pasar Cengkareng, tapi karakteristiknya berbeda. Di Pasar Cengkareng menjual kebutuhan pokok, sedang di Lokbin Bangun Nusa itu pusat pasar buah,” ujarnya.