Untuk mempercepat pemulihan, PLN mengerahkan 1.476 personel dari berbagai unit di seluruh Indonesia.
Mereka diterjunkan untuk memperbaiki tower transmisi, jaringan distribusi pelanggan, serta membantu dukungan logistik dan armada.
Baca Juga:
Antusiasme Tinggi, Kuota Special Ticket PLN Electric Run 2026 Habis dalam Waktu Singkat
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS), Amiruddin, menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan dilakukan tanpa jeda dengan pola kerja bergiliran.
Petugas PLN bahu membahu dalam mendirikan tower darurat transmisi Langsa-Pangkalan Brandan 150kV.
"Saat ini tim di lokasi secara terus menerus 24 jam bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi untuk perbaikan tower yang rusak," ujar Amiruddin.
Baca Juga:
PLN Buka Pendaftaran Electric Run 2026, Ajak Masyarakat Berlari Demi Masa Depan Energi Bersih
Selain itu, PLN menjalin kerja sama strategis dengan TNI, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan, untuk memastikan keamanan lokasi, mobilisasi personel, serta distribusi logistik di area yang sulit diakses.
Sinergi ini menjadi dukungan penting dalam mempercepat upaya pemulihan infrastruktur transmisi.
Petugas PLN sedang melakukan pendirian tower darurat transmisi Langsa-Pangkalan Brandan.