WahanaNews.co | United E-Motor Tech menyebutkan bahwa saat ini konsumen menunjukkan gelagat menunda pembelian motor listrik usai pemerintah berencana mengucurkan subsidi sekitar Rp 8 juta.
Calon konsumen masih menerka-nerka terkait kebijakan akan diterapkan ataukah tidak di tahun ini.
Baca Juga:
PLN UP3 Pematangsiantar Hadirkan SPKLU Ultra Fast Charging Pertama Kota Ini
"Memang banyak yang arahnya ke sana, mereka mengatakan 'ah saya nyoba-nyoba dulu deh', tahun depan kita lihat suasananya bagaimana, apakah terealisasi (pemberian subsidi)," kata Direktur PT Terang Dunia Internusa (TDI) Henry Mulyadi di Tangerang, melansir CNNIndonesia, Senin (9/1).
PT TDI selaku produsen United E-Motor mengaku mendukung rencana subsidi dari pemerintah. Ia meyakini pemberian subsidi itu bakal mendongkrak penjualan produk mereka pada tahun depan.
Oleh sebab itu, Henry berharap pemerintah segera merealisasikan rencana subsidi pembelian motor listrik.
Baca Juga:
Booming Mobil Listrik, ALPERKLINAS Apresiasi PLN Buka Peluang Kemudahan Berusaha Bagi Masyarakat yang Mau Kelola SPKLU
"Makanya kita harapkan supaya pemerintah cepat melaksanakan itu. Kita juga memang pasti terkendala dengan penjualan, karena otomatis mereka (calon konsumen) menunda semua," jelas dia.
Kendati begitu, Henry mengaku pihaknya juga sudah menyiapkan pelbagai strategi agar calon konsumen tak menunda-nunda pembelian motor listrik buatan mereka. Salah satunya dengan paket bundling beli motor listrik dapat sepeda.
"Ada bundling dengan sepeda, Jadi, beli motor dapat sepeda," ungkap Henry.