WAHANANEWS.CO, Jakarta - Tohom Purba bersama Tulus Abadi resmi meluncurkan Podcast Konsumen Dignity yang disiarkan melalui Wahana TV sebagai ruang edukasi dan advokasi khusus isu perlindungan konsumen di Indonesia.
Peluncuran Podcast Konsumen Dignity ini diperkenalkan langsung dalam tayangan YouTube WahanaTV yang tayang pada Senin (19/1/2026), dengan menghadirkan dialog mendalam antara dua figur yang telah lama berkecimpung dalam dunia perlindungan konsumen nasional.
Baca Juga:
Kasus Suap Proyek Madiun Naik Penyidikan, Maidi Resmi Tersangka
“Apa kabar konsumen Indonesia, selamat datang di podcast Konsumen Dignity,” ujar Tulus Abadi membuka perkenalan podcast tersebut, seraya menegaskan bahwa program ini secara khusus akan membahas isu-isu perlindungan konsumen dengan menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman.
Tulus Abadi yang dikenal sebagai Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) serta telah lebih dari 30 tahun berkecimpung dalam isu perlindungan konsumen menjelaskan bahwa Podcast Konsumen Dignity digawangi bersama Tohom Purba yang merupakan CEO wahananews.co, Wahana TV, penggagas podcast tersebut, sekaligus aktivis perlindungan konsumen di Aliansi Perlindungan Konsumen Listrik Nasional (ALPERKLINAS).
“Salam perlindungan konsumen di Indonesia, tagline kita adalah menjaga hak dan merawat martabat,” kata Tohom Purba menjelaskan filosofi di balik nama Konsumen Dignity yang menitikberatkan pentingnya pengembalian marwah dan kewibawaan konsumen.
Baca Juga:
Sehari Dua OTT, KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati
Menurut Tohom, martabat konsumen memiliki makna luas yang mencakup wibawa di hadapan pelaku usaha, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan sehingga konsumen tidak lagi diposisikan sebagai pihak lemah dalam ekosistem ekonomi.
“Kita ingin mengembalikan kewibawaan konsumen di mata pelaku usaha, pemerintah, dan semua stakeholder agar konsumen benar-benar berdaya,” ujar Tulus menegaskan arah perjuangan podcast tersebut.
Keduanya mengungkapkan bahwa gagasan Podcast Konsumen Dignity lahir dari keprihatinan karena belum adanya kanal podcast yang secara fokus dan konsisten membahas isu perlindungan konsumen di tengah maraknya podcast bertema politik, ekonomi, dan kebijakan publik.
“Belum ada podcast yang secara khusus membahas perlindungan konsumen, maka kami menggagas podcast ini agar konsumen mendapat perhatian,” kata Tulus.
Podcast Konsumen Dignity dirancang untuk mengulas berbagai persoalan aktual yang dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari konsumen listrik, energi, BBM, telekomunikasi, perbankan, jasa keuangan, pinjaman online, e-commerce, hingga isu digital dan kecerdasan buatan.
Sementara itu, Tohom juga menyampaikan bahwa podcast ini akan menjadi sarana untuk memperkenalkan dan menguatkan lembaga-lembaga perlindungan konsumen seperti BPKN, BPSK, LPKSM, serta berbagai lembaga konsumen lainnya yang dinilai masih lemah secara kelembagaan dan belum optimal dikenal masyarakat.
“Podcast ini kita buat agar masyarakat ikut mendorong penguatan lembaga-lembaga perlindungan konsumen,” ujar Tohom Purba.
Tulus menambahkan bahwa secara regulasi Indonesia telah memiliki Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yang saat ini tengah dibahas untuk diamandemen, namun masih terdapat banyak isu aktual yang belum terakomodasi secara memadai.
Dalam perencanaannya, Podcast Konsumen Dignity akan menghadirkan sekitar 20 narasumber di tahap awal dan diupayakan tayang secara rutin seminggu sekali dengan pendekatan edukatif, independen, dan transparan.
“Tujuan kami mencerdaskan konsumen, meningkatkan literasi, dan membangun konsumen Indonesia yang kritis, berdaya, serta berwibawa,” tutur Tulus.
Podcast ini diharapkan menjadi forum advokasi yang membahas persoalan konsumen dari sebelum bangun tidur hingga kembali tidur, mengingat setiap warga negara pada hakikatnya adalah konsumen sepanjang hidupnya.
“Ini merupakan masukan konstruktif agar lembaga, undang-undang, dan badan peradilan konsumen benar-benar diberdayakan,” ujar Tohom.
Peluncuran Podcast Konsumen Dignity menegaskan komitmen Tohom Purba dan Tulus Abadi selaku Ketua FKBI untuk mendedikasikan tenaga dan pemikiran dalam mengawal hak, kewibawaan, dan martabat hampir 300 juta konsumen Indonesia di tengah tantangan ekonomi dan digitalisasi yang semakin kompleks.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]