WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pasukan pendudukan Israel dilaporkan menghancurkan satu-satunya jalur distribusi air yang melayani Desa Umm Safa di wilayah Tepi Barat yang diduduki.
Tindakan tersebut menyebabkan seluruh warga desa kehilangan akses terhadap pasokan air bersih yang selama ini menjadi kebutuhan utama masyarakat setempat.
Baca Juga:
Gedung Tinggi di Gaza Dihantam Israel, Puluhan Warga Palestina Tewas
Dilansir Anadolu pada Selasa, 16 Juni 2026, insiden tersebut terjadi di Desa Umm Safa yang berada di dekat Ramallah.
Serangan dilaporkan berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, di tengah meningkatnya aktivitas perluasan permukiman Israel di kawasan Tepi Barat.
Berdasarkan keterangan sumber-sumber lokal, penghancuran dilakukan menggunakan buldoser milik pasukan Israel.
Baca Juga:
Gaza Berdarah Lagi: Israel Dituding Umpan Warga Lapar ke Ladang Pembantaian
Selain merusak jalur pipa air utama, alat berat tersebut juga meratakan sejumlah lahan milik warga Palestina dan membuka akses jalan baru yang disebut-sebut untuk mendukung pembangunan permukiman Israel di wilayah tersebut.
Akibat operasi tersebut, desa kehilangan seluruh akses terhadap air mengalir karena pipa utama yang menjadi satu-satunya sumber pasokan air bagi masyarakat telah hancur.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan krisis kemanusiaan, terutama bagi keluarga yang bergantung pada jaringan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.