WAHANANEWS.CO, Jakarta - Belum genap sehari menjabat, Wali Kota New York Zohran Mamdani langsung membongkar kebijakan sensitif warisan pendahulunya yang selama ini dinilai berpihak pada Israel.
Zohran Mamdani mencabut sejumlah kebijakan era Wali Kota sebelumnya, Eric Adams, yang berkaitan dengan Israel dan isu antisemitisme.
Baca Juga:
Abaikan Gelombang Protes, AS Mantap Pasok F-15 ke Israel
Kebijakan yang dicabut mencakup arahan yang memperluas definisi antisemitisme serta larangan bagi pegawai dan lembaga kota untuk memboikot dan menarik investasi dari Israel.
Perintah pencabutan itu diteken Mamdani pada Kamis (1/1/2026) waktu setempat, hanya beberapa jam setelah ia resmi dilantik sebagai wali kota.
Ia juga membatalkan seluruh kebijakan yang ditandatangani Eric Adams setelah 26 September 2024, yakni tanggal ketika Adams didakwa dalam kasus dugaan korupsi.
Baca Juga:
Pertemuan Perdana Trump–Mamdani: Dari Saling Serang Jadi Saling Puji
“Itu adalah tanggal yang menandai momen ketika banyak warga New York memutuskan politik tidak menguntungkan mereka,” ujarnya, Kamis (1/1/2026) -- dikutip dari CNN.
Selain isu Israel, Mamdani menandatangani perintah eksekutif tambahan di bidang perumahan, isu utama yang ia dorong selama masa kampanye.
Perintah tersebut mewajibkan pemerintah kota menganalisis percepatan pembangunan perumahan, menyusun inventaris lahan milik pemerintah kota yang bisa digunakan, serta menyerahkan laporan hasil kajian itu pada musim panas mendatang.