"Lebih dari siapa pun, mereka yang menyelenggarakan acara ini bertanggung jawab atas ini," imbuh Carrion.
Juru bicara Palang Merah, Andres Lemus, mengatakan, korban luka dibawa ke rumah sakit setempat.
Baca Juga:
Ketua DPRD Kabupaten OKI, Andriyanto: HUT RI Makna Berkorban demi Bangsa
Dia menambahkan, banyak korban luka yang mengalami “trauma”.
Juru Bicara Kementerian Publik, Moises Ortiz, mengatakan kepada AFP bahwa jaksa telah mengumpulkan informasi untuk penyelidikan.
Sementara lembaga ilmu forensik nasional Guatemala telah mengautopsi 4 mayat.
Baca Juga:
Peran Kejaksaan dalam Perjuangan Kemerdekaan: Jejak Tokoh-Tokoh Terkemuka
Pemerintah Guatemala belum mengomentari tragedi itu.
Ini adalah pertama kalinya dalam tiga tahun, Guatemala merayakan kemerdekaannya dari Spanyol setelah perayaan dua tahun sebelumnya dibatalkan karena pandemi virus Corona. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.