Jika
dibandingkan dengan Oktober 2019, jumlah wanita di Jepang yang bunuh diri
melonjak 82,6 persen, lapor CGTN.
Pemerintah
Jepang sekarang mengambil langkah aktif untuk membantu mengekang lonjakan kasus
bunuh diri.
Baca Juga:
Serahkan 1 Unit Ambulance di Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-61 Untuk Puskesmas Borbor
Jepang
melakukannya dengan memperluas layanan konsultasi dan memperkenalkan organisasi
pendukung kepada mereka yang membutuhkan.
Dilansir
dari Japan Times, Suga meminta
Sakamoto mengawasi upaya pemerintah untuk mengatasi masalah kesepian dan
isolasi.
"Wanita
lebih menderita (daripada pria), dan jumlah kasus bunuh diri sedang meningkat.
Saya harap Anda akan mengidentifikasi masalah dan mempromosikan langkah-langkah
kebijakan secara komprehensif," kata Suga kepada Sakamoto, dalam
sebuah pertemuan.
Baca Juga:
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri, Bahas MBG hingga Ketahanan Pangan dan Energi
Dalam
konferensi pers di kemudian hari, Sakamoto berharap dapat melakukan kegiatan
untuk mencegah kesepian dan isolasi sosial serta untuk menjaga hubungan
antar-manusia.
Dia
mengungkapkan rencananya untuk mengadakan forum darurat pada akhir Februari.
Forum
tersebut akan mendengarkan pendapat dari mereka yang membantu orang-orang yang
menghadapi kesepian dan isolasi, serta membahas langkah-langkah yang
diperlukan.