WAHANANEWS.CO - Tujuh tahun setelah kematian Jeffrey Epstein di penjara New York, isi surat wasiat yang diduga ditulis sesaat sebelum bunuh diri akhirnya terungkap ke publik dan kembali memicu sorotan terhadap kasus kriminal seks yang mengguncang Amerika Serikat.
Jeffrey Epstein diketahui meninggal dunia di dalam sel tahanan pada Sabtu (10/08/2019) saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seksual terhadap gadis di bawah umur.
Baca Juga:
Hakim Sampai Bilang 'Terserah' saat Terdakwa Kasus Kemnaker Terus Mengaku Tak Tahu
Dilansir AFP, Epstein ditemukan tewas sekitar pukul 06.30 waktu setempat dan sejumlah sumber anonim menyebut pria tersebut meninggal akibat gantung diri.
Sebelum ditemukan tewas, Epstein sempat ditempatkan dalam pengawasan bunuh diri oleh otoritas penjara, namun laporan media AS menyebut pengawasan tersebut telah dihentikan ketika ia benar-benar mengakhiri hidupnya.
Laporan surat kabar Amerika Serikat juga mengungkap para sipir penjara Metropolitan Correctional Center (MCC) New York bekerja lembur akibat kekurangan staf sehingga Epstein dibiarkan sendirian tanpa teman satu sel.
Baca Juga:
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas Dibunuh, Pelakunya Anak dan Cucu Sendiri
Dalam kasusnya, jaksa federal menyebut Epstein telah mengeksploitasi secara seksual belasan remaja perempuan di bawah umur, termasuk korban termuda berusia 14 tahun, di sejumlah rumah miliknya di Manhattan, New York dan Palm Beach, Florida pada rentang 2002 hingga 2005.
Epstein terancam hukuman maksimal 45 tahun penjara apabila terbukti bersalah, meski selama proses hukum berlangsung dirinya terus membantah seluruh dakwaan.
Pada Kamis (07/05/2026), Pengadilan Amerika Serikat merilis surat yang diduga ditulis Epstein sebelum bunuh diri setelah dokumen itu selama bertahun-tahun disegel dalam proses hukum mantan teman satu selnya.