Partai yang terus memerintah Singapura sejak 1959 itu telah dirugikan oleh serangkaian skandal politik yang jarang terjadi menjelang pemilihan presiden.
Shanmugaratnam, yang juga mantan menteri keuangan, sudah lama menjadi pendukung PAP sebelum mengundurkan diri untuk mencalonkan diri sebagai presiden non-partisan.
Baca Juga:
Petinggi Negara Terburon di ICC: Daftar yang Mengejutkan dan Kontroversial
Sejak mulai kampanye beberapa bulan terakhir, Shanmugaratnam digadang-gadang menjadi capres yang paling banyak mendapatkan dukungan.
Namun, independensinya dipertanyakan selama kampanye karena hubungan sebelumnya dengan pemerintah.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.