Namun, imbas dari skandal ini cukup besar.
Partai Bhumjaithai, mitra koalisi terbesar kedua dari Pheu Thai, resmi menarik dukungan pekan lalu, dengan alasan menjaga kedaulatan nasional dan integritas negara.
Baca Juga:
Panas Ekstrem Landa Bangkok Masuk Zona Bahaya, Suhu Capai 51,9 Derajat Celsius
Kini, posisi Paetongtarn semakin goyah dengan kemungkinan menghadapi mosi tidak percaya begitu parlemen kembali bersidang pekan depan.
Lebih lanjut, sejumlah senator telah melayangkan petisi kepada Mahkamah Konstitusi dan komisi antikorupsi guna menyelidiki peran Paetongtarn dalam kasus ini. Jika terbukti bersalah, ia dapat diberhentikan dari jabatan.
Merespons aksi unjuk rasa, Paetongtarn menyatakan sikap tenangnya.
Baca Juga:
Kemenpora dan PB ESI Resmikan Pelepasan 4 Tim Indonesia ke Grand Finals FFWS SEA 2025 di Bangkok
“Ini adalah hak rakyat dan saya tidak akan melakukan balasan,” katanya.
Ia juga menambahkan bahwa dirinya telah menginstruksikan aparat agar menjamin demonstrasi tetap berlangsung secara damai.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.