WAHANANEWS.CO, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar pertemuan penting dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta sejumlah pemimpin tinggi Eropa di Gedung Putih.
Pertemuan ini menjadi sorotan dunia internasional karena bertujuan mencari jalan keluar untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina yang telah berlangsung lebih dari dua tahun dan memicu krisis kemanusiaan di kawasan tersebut.
Baca Juga:
Obama Skakmat Trump: Presiden Kok Masih Sibuk Urusi Pendahulunya...
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah soal jaminan keamanan bagi Ukraina di tengah upaya mendorong proses perdamaian.
Para pemimpin Eropa juga diperkirakan akan menekan Trump agar mengambil sikap lebih tegas terhadap Presiden Rusia Vladimir Putin, demi mencegah eskalasi konflik di masa mendatang.
Sebelum memasuki rapat tertutup, para pemimpin sempat memberikan keterangan singkat kepada media.
Baca Juga:
Respons Mojtaba Khamenei, Dukung Negosiasi Damai Perang AS-Iran
Deretan tokoh yang hadir antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, serta Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Tawaran Pertemuan Trilateral
Dalam momen tersebut, Donald Trump mengajukan ide untuk menggelar pertemuan tiga pihak atau trilateral yang melibatkan dirinya, Presiden Rusia Vladimir Putin, dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.