Kegagalan itu terjadi setelah Iran menolak menyerahkan kendali atas Selat Hormuz yang merupakan jalur vital perdagangan energi dunia. Jalur tersebut berada di bawah pengaruh Korps Garda Revolusi Islam Iran yang kerap memiliki pandangan berbeda dengan pemerintah sipil.
Sejumlah analis menilai kebijakan garis keras Khamenei justru menjadi faktor yang pada akhirnya menyebabkan dirinya menjadi sasaran serangan. Direktur Timur Tengah Chatham House, Sanam Vakil, mengatakan kebijakan regional Iran yang dianggap destabilisatif memicu tindakan militer Israel terhadap negara tersebut.
Baca Juga:
Trump Umumkan Hentikan Operasi Militer AS di Selat Hormuz
Vakil menilai rezim Iran harus tetap menghormati warisan Khamenei selama proses pemakaman berlangsung. Namun ia mempertanyakan apakah pemerintah juga akan mempertahankan ide-ide lama Khamenei atau justru menggunakan momentum ini untuk mengubah arah kebijakan Iran di masa depan.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.