Pengumuman diberikan melalui akun media sosialnya Truth Social. Trump berdalih ia sekarang menghentikannya setelah permintaan dari mediator Pakistan dan negara-negara lain, seraya mengklaim "kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan lengkap dan akhir" dengan Teheran.
Laporan juga muncul di tengah pemberitaan laman Axios, yang merujuk sejumlah pejabat Gedung Putih, bahwa Washington dan Teheran tengah membahas sebuah nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU), satu halaman, yang bertujuan mengakhiri perang. Memo ini sekaligus menjadi dasar bagi negosiasi lebih rinci terkait program nuklir Iran.
Baca Juga:
Trump Murka, Sebut yang Bilang AS Tak Menang Lawan Iran sebagai Pengkhianat
Menurut dua pejabat AS dan dua sumber lain yang mengetahui proses tersebut, tanggapan Iran atas sejumlah poin kunci diharapkan diterima dalam 48 jam ke depan. Meski belum ada kesepakatan final, sumber-sumber tersebut menyebut situasi ini sebagai titik terdekat menuju kesepakatan sejak konflik dimulai.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.