WahanaNews.co | Kebakaran hutan yang terjadi di Prancis sejak Senin (12/9/2022) menghabiskan 3.600 hektar dan menghancurkan empat rumah serta beberapa bangunan di kawasan perkebunan anggur Medoc.
Tujuh petugas pemadam kebakaran dikabarkan juga mengalami luka ringan.
Baca Juga:
Lembaga Gemawan Kalbar Perkuat Kolaborasi dan Kapasitas Masyarakat Tangani Karhutla di Tapak
Petugas pemadam telah mengevakuasi 500 orang pada Rabu (14/9/2022).
Sehingga total lebih 1.000 orang telah dievakuasi dari daerah yang dilanda kebakaran besar pada musim panas ini.
"Kondisi cuaca tetap tidak mendukung, dengan angin kencang, panas dan kekeringan, kebakaran tetap aktif," kata Gubernur Kota Gironde, dikutip dari Reuters, Kamis (15/9/2022).
Baca Juga:
Pemerintah Kota Pontianak Perhatikan Pemasangan Hidran untuk Minimalkan Risiko Kebakaran Permukiman
Prancis, seperti bagian Eropa lainnya, harus mengatasi gelombang panas dan kekeringan selama musim panas yang telah menyebabkan banyak kebakaran hutan di seluruh benua.
Hampir 65.000 hektar (250,97 mil persegi) telah terbakar sejauh ini di Prancis pada tahun ini, setengahnya di barat daya Prancis, enam kali rata-rata setahun penuh dalam kurun tahun 2006-2021, berdasarkan data dari Sistem Informasi Kebakaran Hutan Eropa. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.