WAHANANEWS.CO, Jakarta -- Dunia dikejutkan oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat yang mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran tewas dalam serangan udara, memicu ketegangan baru di Timur Tengah.
Presiden Donald Trump menyatakan dan mengonfirmasi bahwa Ali Khamenei meninggal dunia akibat serangan udara, sebagaimana dilaporkan AFP pada Sabtu.
Baca Juga:
Presiden Prabowo Didampingi Menteri ESDM dan Sekretaris Kabinet Bertolak ke Washington DC Bertemu Dengan Presiden Trump
Dalam unggahannya di platform Truth Social, Trump menuturkan bahwa Khamenei telah lama menjadi target intelijen dan sistem pelacakan Amerika Serikat.
"Bekerja sama erat dengan Israel, tidak ada yang dapat dia, atau para pemimpin lain yang telah terbunuh bersamanya, lakukan," tulis Trump di Truth Social.
Ia juga menyerukan respons dari masyarakat Iran menyusul kabar kematian pemimpin tertinggi tersebut.
Baca Juga:
Di Tengah Puing Perang, Trump Bikin Dunia Kaget: Akui Peran Hamas soal Sandera Gaza
"Kami mendengar bahwa banyak dari IRGC (Garda Revolusi Iran), militer, dan pasukan keamanan dan kepolisian lainnya, tidak lagi ingin berperang, dan mencari kekebalan dari kami," tulis Trump.
Sebelumnya, Israel meyakini bahwa Khamenei tewas dalam serangan udara yang menargetkan langsung kompleks kediamannya.
Mengutip laporan The Wall Street Journal pada Sabtu, sejumlah sumber yang memahami jalannya operasi menyebut Israel sangat yakin Khamenei telah meninggal dunia.