WAHANANEWS.CO, Jakarta - Bayangkan, ada pria yang rela membayar hingga ribuan dollar AS atau setara puluhan juta rupiah hanya demi belajar cara menyapa perempuan tanpa gugup.
Fenomena itu menjadi peluang bisnis bagi Matt Artisan di Nashville, Amerika Serikat, lewat sebuah boot camp yang menawarkan pelatihan intensif selama tiga hari untuk membantu pria lebih percaya diri saat berinteraksi dengan perempuan.
Baca Juga:
Sudah Muak, Trump Bentak Netanyahu via Telepon soal Gencatan Senjata Gaza
Dalam laporan CNN yang dikutip Jumat (27/6/2025), program tersebut disebut menyasar pria yang merasa kesulitan memulai percakapan, membangun kedekatan, hingga menghadapi rasa takut ditolak.
Pelatihan itu dipandu oleh para pick-up artist, yakni mentor atau pelatih yang mengajarkan laki-laki cara mendekati dan merayu perempuan.
Budaya pick-up artist sendiri sudah berkembang sejak awal 2000-an, tetapi alasan para pria mengikuti pelatihan semacam ini kini disebut mengalami perubahan.
Baca Juga:
Lima Peserta Meninggal, DPR Desak Kemenhan Hentikan Sementara Latsarmil Kopdes
Jika dulu pelatihan seperti ini sering dikaitkan dengan keinginan mendapatkan pasangan, kini sebagian peserta datang karena merasa semakin sulit menjalin hubungan sosial setelah pandemi.
Salah satu peserta, Brandon Viall, menilai banyak pria tidak sekadar mencari pacar, tetapi juga mencari cara agar bisa kembali merasa terhubung dengan orang lain.
"Kita sedang mengalami epidemi kesepian. Kita memang terhubung lewat semua layar ini, tetapi apakah itu benar-benar sebuah hubungan?" kata Brandon kepada CNN.