WAHANANEWS.CO, Jakarta - Mojtaba Khamenei muncul sebagai kandidat utama pemimpin tertinggi Iran setelah tewasnya Ayatollah Ali Khamenei pada Sabtu (28/2/2026). Mojtaba, putra kedua dari Ali Khamenei, kini jadi sorotan publik dalam perebutan posisi tertinggi negara. Meski hingga Rabu (4/3/2026), Iran belum mengumumkan secara resmi pengganti Ali Khamenei, posisinya masih diemban oleh Dewan Kepemimpinan Sementara yang terdiri dari sejumlah pejabat.
Sesuai dengan konstitusi Republik Islam Iran, pengganti Khamenei secara definitif akan ditentukan oleh Majelis Pakar Iran. Nama-nama yang santer dikaitkan dengan jabatan pemimpin tertinggi ini antara lain Hassan Khomenei, cucu Pemimpin Tertinggi pertama Ayatollah Ruhollah Khomeini, serta sejumlah pemuka agama lainnya seperti Alireza Arafi, Mohammad Mehdi Mirbagheri, dan Golam-Hossein Mohseni-Ejei.
Baca Juga:
PTUN Batalkan Putusan, Pemerintah Perkuat Upaya Eksekusi Lahan Hotel Sultan
Namun, yang paling banyak dibicarakan adalah Mojtaba Khamenei. Mojtaba disebut-sebut sebagai pilihan utama dari Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC). Dikutip dari Hindustan Times, IRGC dikabarkan telah berusaha memengaruhi Majelis Pakar Iran untuk memilih Mojtaba sebagai pemimpin tertinggi yang baru. Mojtaba dikenal sangat dekat dengan IRGC dan memiliki basis pendukung yang kuat di kalangan angkatan militer khusus itu.
Laporan yang beredar menyebutkan bahwa meski pengumuman resmi terkait penggantian Ali Khamenei masih dalam proses, Mojtaba telah terpilih, meskipun waktu pastinya masih belum diputuskan. Hal ini dikonfirmasi oleh Times of India yang melaporkan bahwa Majelis Pakar Iran yang beranggotakan 88 orang masih melakukan pembicaraan mengenai sosok yang akan menggantikan posisi Ayatollah Ali Khamenei.
Dengan situasi ini, pertanyaan pun muncul mengenai sikap Mojtaba ke depan. Apakah ia akan meneruskan kebijakan keras yang diterapkan oleh ayahnya, ataukah akan ada kebijakan yang lebih moderat dan terbuka bagi perubahan?
Baca Juga:
KPK Ungkap Keluarga Bupati Pekalongan Terima Rp19 Miliar dari Korupsi
[Redaktur: Angelita Lumban Gaol]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.