WahanaNews.co | Rusia melarang penggunaan wilayah udaranya untuk semua penerbangan Inggris, termasuk transit.
Demikian laporan Kantor Berita Rusia, Ria Novosti, Jumat (25/2/2022).
Baca Juga:
Rusia Hujani Drone Ukraina, 77 Pesawat Nirawak Ditembak Jatuh dalam Semalam
Guardian mengabarkan bahwa laporan terkini itu sebagai balasan setelah pemerintah Inggris mengumumkan maskapai nasional Rusia, Aeroflot, akan dilarang di wilayah udara Inggris.
Keputusan Inggris itu termasuk dalam paket sanksi besar kepada Rusia yang diumumkan pada Kamis (24/2/2022) waktu setempat.
Sementara itu, ketika pasukan Rusia maju ke Kyiv, Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy, telah bekerja menghubungi via telepon, mendesak negara-negara barat untuk memperkuat sanksi terhadap Rusia dan meningkatkan dukungan militer.
Baca Juga:
Tak Peduli Tahun Baru, Rusia Enggan Gencatan Senjata di Ukraina
Diberitakan bahwa Uni Eropa mengumumkan sanksi baru kepada Rusia pada Jumat (25/2/2022).
Sanksi baru tersebut akan menargetkan sektor keuangan, energi, transportasi, kebijakan visa, termasuk kontrol ekspor dan larangan pembiayaan ekspor.
Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, mengatakan dalam konferensi pers, bahwa sanksi tersebut akan berdampak maksimal pada ekonomi Rusia dan elite politik di sana. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.