WahanaNews.co | Melalui
Kementerian Kesehatan, Pemerintah Prancis mengkonfirmasi munculnya kasus
pertama pasien COVID-19 varian baru, yang ditemukan pertama kali di
Inggris.
Baca Juga:
Jet Tempur Mirage 2000 Unjuk Gigi, Hancurkan Kh-101 Rusia di Langit Ukraina
Virus tersebut menjangkiti warga negara Prancis yang tinggal
di Inggris. Orang tersebut tak bergejala dan tengah melakukan isolasi mandiri
di kediamannya.
Dikutip dari AFP, orang tersebut tiba dari London pada 19
Desember dan menjalani pemeriksaan di rumah sakit di Prancis pada 21
Desember.
Hasilnya, ia dinyatakan positif varian baru corona yang
dikenal dengan VOC 202012/01. Pemerintah pun melakukan tracing terhadap kontak
pasien tersebut.
Baca Juga:
Dorong Transformasi Ekonomi, Indonesia Percepat Langkah Bergabung dengan OECD
"Otoritas kesehatan telah melakukan pelacakan kontak
untuk para profesi kesehatan yang merawat pasien," kata Kementerian
Kesehatan dalam keterangannya.
Dalam pernyataan tersebut, kontak yang dianggap rentan juga
akan diisolasi. [dhn]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.