Khodorkovsky pernah menjabat sebagai direktur eksekutif perusahaan energi Rusia, Yukos. Ia kemudian mendekam di penjara selama satu dekade karena melancarkan kritikan terhadap pemerintah Rusia.
Pria yang kini berusia 60 tahun itu merupakan sosok yang menginginkan demokrasi terbuka di Rusia. Khodorkovsky juga kerap mengkritik pemerintah Rusia yang dianggapnya sangat korup.
Baca Juga:
Utusan Khusus Rusia Kirill Dmitriev Umumkan Pembicaraan dengan Perwakilan Pemerintahan Trump
Ia kemudian diampuni Putin pada 2013. Kebijakan itu tak lantas membuat Khodorkovsky bungkam untuk mengkritik pemerintahan Putin.
Khodorkovsky sempat dituduh sebagai agen mata-mata asing sehingga ia memilih kabur dari Rusia. Meski demikian, ia mengaku masih memiliki kontak dengan salah satu anggota Biro Keamanan Federal Rusia (FSB) hingga kini.[eta]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.