Ia juga meminta Israel untuk menghentikan serangan terhadap ladang gas tersebut dalam kondisi tertentu.
Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mengambil langkah ekstrem jika Iran memperluas serangan.
Baca Juga:
Ancaman Mengerikan Iran untuk Netanyahu di Tengah Kecamuk Perang
“Dalam hal itu, AS akan meledakkan seluruh Ladang Gas South Pars secara besar-besaran dengan kekuatan dan daya yang belum pernah dilihat atau disaksikan Iran sebelumnya,” tegasnya.
Serangan terhadap South Pars menjadi pertama kalinya infrastruktur gas alam Iran menjadi target sejak konflik dimulai pada Jumat (28/2/2026).
Iran dilaporkan menembakkan rudal balistik ke Ras Laffan, sementara perusahaan energi QatarEnergy mengonfirmasi kerusakan signifikan di lokasi tersebut.
Baca Juga:
Trump Serukan China-Jepang-UK Kirim Armada, Perkuat Selat Hormuz
Tim darurat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran, meski tidak ada laporan korban jiwa.
Di sisi lain, pemerintah Amerika Serikat disebut tengah mempertimbangkan pengiriman ribuan pasukan tambahan ke kawasan Timur Tengah.
Langkah ini meningkatkan potensi eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.