Para pemimpin dunia pun mulai bergerak cepat untuk meredam situasi yang semakin memanas.
Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan penghentian serangan terhadap infrastruktur sipil usai berkomunikasi dengan Emir Qatar dan Trump.
Baca Juga:
Ancaman Mengerikan Iran untuk Netanyahu di Tengah Kecamuk Perang
“Adalah kepentingan bersama kita untuk segera menerapkan moratorium serangan yang menargetkan infrastruktur sipil, khususnya fasilitas energi dan pasokan air,” ujarnya.
Peringatan juga datang dari Jerman terkait dampak global yang bisa terjadi jika konflik terus berlanjut.
Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul menilai gangguan rantai pasok global dapat memicu krisis serius.
Baca Juga:
Trump Serukan China-Jepang-UK Kirim Armada, Perkuat Selat Hormuz
Sementara itu, negara-negara Arab merespons keras eskalasi yang terjadi.
Uni Emirat Arab menyebut serangan terhadap fasilitas energi terkait South Pars sebagai eskalasi serius yang mengancam keamanan energi global.
Pemerintah UEA juga menilai serangan Iran terhadap fasilitas energi sebagai tindakan berbahaya dengan potensi dampak lingkungan besar.