AS diketahui menghentikan serangannya pada bulan lalu namun memulai blokade pelabuhan. Hingga Sabtu, 78 kapal komersial telah dialihkan dan empat dinonaktifkan untuk memastikan kepatuhan terhadap blokade tersebut, kata militer AS.
Teheran, yang melakukan serangan terhadap Israel, pangkalan AS, dan negara-negara Teluk setelah perang dimulai, mengatakan tidak akan membuka blokade selat tersebut sampai AS mengakhiri blokadenya. Trump mengancam akan melanjutkan serangan jika Iran tidak menyetujui kesepakatan.
Baca Juga:
Trump Mendadak Lunak, Iran Cukup Hentikan Program Nuklir 20 Tahun
"Kami tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir, kami ingin selat itu terbuka," kata Trump di Beijing, bersama Xi.
Iran, yang telah lama membantah berniat membangun senjata nuklir, menolak untuk mengakhiri penelitian nuklir atau melepaskan persediaan uranium yang diperkaya yang disembunyikannya.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan Teheran telah menerima pesan dari AS yang menunjukkan Washington bersedia melanjutkan pembicaraan.
Baca Juga:
Xi Jinping dan Trump Bertemu di China, Ini 5 Poin Penting Dibahas
Pakistan disebut telah menjadi mediator antara Washington dan Teheran. Kantor berita Iran Nournews mengatakan Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni telah mengadakan diskusi "terperinci" dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan yang berkunjung mengenai hubungan Iran-Pakistan dan prospek untuk melanjutkan pembicaraan negosiasi damai.
[Redaktur: Alpredo Gultom]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.