WahanaNews.co | Seorang tentara Turki tewas dalam serangan teror di Irak utara, menurut Kementerian Pertahanan Nasional pada Minggu.
Prajurit infrantri Firat Guner menderita luka serius dalam serangan yang terjadi di zona Operasi Pence-Simsek pada Sabtu (5/11), demikian pernyataan kemenhan.
Baca Juga:
Indonesia dan Turki Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Ekspor Komoditas Pertanian
Dia meninggal di rumah sakit akibat luka yang dideritanya, bunyi pernyataan tersebut.
Kemenhan memuji Guner sebagai "martir heroik" sekaligus menyampaikan bela sungkawa kepada keluarganya.
Operasi Pence-Simsek merupakan bagian dari operasi ofensif Turki yang telah dilakukan sejak 2019 terhadap kelompok teroris di Irak utara, terutama PKK.
Baca Juga:
Trump Tegaskan Warga Palestina yang Pergi dari Gaza Tak Bisa Kembali
Selama lebih dari 35 tahun aksi teror melawan Turki, PKK dicap sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa-- bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk perempuan, anak-anak dan bayi, demikian dilansir dari ANTARA, Minggu (6/11/2022). [JP]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.