WAHANANEWS.CO, Jakarta - Dunia kembali menahan napas ketika perang antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) memasuki hari ke-13 tanpa tanda mereda pada Kamis (12/3/2026), sementara sejarah menunjukkan bahwa bangsa Persia—cikal bakal Iran—sudah terbiasa menghadapi konflik panjang bahkan selama ratusan tahun.
Sejak Revolusi Islam pada 1979, Iran menjelma menjadi salah satu aktor paling aktif dalam konflik di Timur Tengah, baik melalui perang langsung antarnegara, keterlibatan dalam konflik regional, dukungan terhadap milisi bersenjata, maupun perang proksi yang membentuk peta geopolitik kawasan hingga saat ini.
Baca Juga:
Ditengah Perang AS-Israel, Warga Iran Berusaha Jalani Hidup Seperti Biasa
Berbagai konflik yang melibatkan Iran tercatat dalam sejarah modern, mulai dari Perang Iran-Irak yang berlangsung selama delapan tahun pada 1980–1988, pemberontakan Kurdi dan berbagai gerakan separatis sejak 1979 hingga 1990-an, konflik di Irak pascainvasi Amerika Serikat pada 2003 hingga sekarang, serta keterlibatan dalam perang Suriah dan Yaman hingga konfrontasi melawan Israel.
Konflik terbaru bahkan mempertemukan Iran secara langsung dengan Israel dan Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump, memperbesar kekhawatiran dunia akan potensi perang berkepanjangan yang dapat mengguncang stabilitas global.
Jauh sebelum Revolusi Islam 1979, wilayah yang kini dikenal sebagai Iran sebenarnya telah berkali-kali mengalami perang panjang ketika masih dikenal sebagai Persia.
Baca Juga:
Mengejutkan! Perancis Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Ilegal
Persia merupakan nama kuno bagi wilayah Iran modern, yang berasal dari kata Parsa, sebuah wilayah di barat daya Iran yang menjadi pusat awal kekaisaran Persia kuno.
Dari kawasan tersebut lahir sejumlah imperium besar seperti Kekaisaran Achaemenid, Parthia, dan Sassania, yang pada masanya menguasai wilayah sangat luas di Asia hingga Afrika Utara.
Selama berabad-abad pula dunia kuno menyaksikan pertarungan sengit antara dua kekuatan raksasa Eurasia, yakni Kekaisaran Romawi dan Kekaisaran Persia, yang saling berhadapan di kawasan Timur Dekat dalam konflik yang berlangsung sangat lama.