WahanaNews.co | Pertempuran sengit dikabarkan terjadi di kota Lysychansk, Ukraina, dalam ‘episode kekinian’ invasi Rusia.
Kelompok milisi yang disokong Rusia mengklaim mereka telah mengepung kota yang berada di wilayah Ukraina timur tersebut.
Baca Juga:
Rusia Hujani Ukraina dengan 656 Drone dan 73 Rudal, Sedikitnya 9 Orang Tewas
Namun, pemerintahan Ukraina yang berpusat di Kyiv membantah klaim milisi pro-Rusia tersebut.
Sebagai informasi, Lysychansk, adalah kota besar terakhir di region Lugansk yang masih di tangan Ukraina.
Lokasinya berada di seberang sungai dari kota Severodonetsk yang telah diduduki Rusia pekan lalu.
Baca Juga:
Perang Rusia dan Ukraina Kembali Memanas, Putin Tembakkan 200 Lebih Drone
"Pertempuran berkecamuk di sekitar Lysychansk ... Kota itu belum dikepung dan berada di bawah kendali tentara Ukraina," ujar Juru Bicara Garda Nasional Ukraina, Ruslan Muzytchuk via saluran televisi seperti dikutip dari AFP, Sabtu (2/7).
Sebelumnya, pada hari yang sama, juru bicara milisi pendukung Rusia, Andrei Marotchko mengatakan kepada kantor berita TASS, " Lysychansk sudah betul-betul dikepung."
Pengumuman itu seiring rudal-rudal bertubi-tubi menghujani sejumlah wilayah Ukraina, dan telah menewaskan puluhan.