Salah satunya roket-roket yang menghantam gedung permukiman di Solvianks, pusat wilayah Donbas pada Jumat (1/7) lalu.
Dalam peristiwa tersebut seorang perempuan terbunuh, dan suaminya terluka.
Baca Juga:
Siap Kuasai Udara, Rusia Tampilkan Prototipe Senjata Laser Antidrone
Sementara itu, pada hari yang sama, serangan roket ke kota pesisir Sergiyvka menghantam resor di wilayah selatan kota tersebut. Setidaknya 21 tewas, dan puluhan terluka saat roket menghantam gedung-gedung apartemen dan sebuah pusat rekreasi di wilayah itu.
Salah satu korban tewas di Sergiyvka itu, diumumkan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, pada Jumat malam, adalah seorang bocah laki-laki berusia 12.
"Saya tekankan: ini adalah tindakan teror Rusia yang disengaja dan bertujuan," kata Zelensky.
Baca Juga:
Perang Makin Panas, Rusia Lancarkan 90 Drone Shahed Iran ke Ukraina
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak armada pasukan bersenjatanya bertanggung jawab atas serangan tersebut. [gun]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.