Ada empat poin utama dalam revisi doktrin nuklir Rusia:
Ancaman terhadap Belarus kini dimasukkan sebagai alasan potensial untuk penggunaan senjata nuklir, memperkuat hubungan strategis dengan sekutu utama Rusia, Alexander Lukashenko.
Baca Juga:
Diduga Dikeroyok Usai Tegur Pengisian BBM, Jurnalis Tajam24 Lapor ke Polda Jambi
Pedoman baru memperluas kriteria ancaman nuklir, mencakup ancaman terhadap "kedaulatan" dan "integritas teritorial" Rusia maupun Belarus.
Daftar potensi bahaya yang dapat memicu respons nuklir diperluas, termasuk kepemilikan senjata pemusnah massal oleh musuh, latihan militer di dekat perbatasan Rusia, dan serangan terhadap fasilitas yang dapat membahayakan lingkungan atau mengisolasi sebagian wilayah Rusia.
Rusia kini secara eksplisit menyatakan bahwa senjata nuklir bukan hanya alat pencegahan, tetapi juga dapat digunakan melawan musuh "potensial".
Baca Juga:
RI–Rusia Perkuat Kerja Sama Industri di Forum BRICS PartNIR 2026
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.