Ada empat poin utama dalam revisi doktrin nuklir Rusia:
Ancaman terhadap Belarus kini dimasukkan sebagai alasan potensial untuk penggunaan senjata nuklir, memperkuat hubungan strategis dengan sekutu utama Rusia, Alexander Lukashenko.
Baca Juga:
Rusia Hapus Domain YouTube dan WhatsApp, Akses Internet Kian Diperketat
Pedoman baru memperluas kriteria ancaman nuklir, mencakup ancaman terhadap "kedaulatan" dan "integritas teritorial" Rusia maupun Belarus.
Daftar potensi bahaya yang dapat memicu respons nuklir diperluas, termasuk kepemilikan senjata pemusnah massal oleh musuh, latihan militer di dekat perbatasan Rusia, dan serangan terhadap fasilitas yang dapat membahayakan lingkungan atau mengisolasi sebagian wilayah Rusia.
Rusia kini secara eksplisit menyatakan bahwa senjata nuklir bukan hanya alat pencegahan, tetapi juga dapat digunakan melawan musuh "potensial".
Baca Juga:
Medvedev Sebut Dunia Kian Berbahaya, Rusia Tegaskan Tak Ingin Konflik Global
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.