WahanaNews.co | Gempa berkekuatan magnitude 7.0 mengguncang negara di Samudra Pasifik Selatan, Vanuatu, pada Minggu (8/1) malam.
Survei Geologi Amerika Serikat sempat memicu peringatan ancaman tsunami sebelum akhirnya dimatikan beberapa jam kemudian.
Baca Juga:
Truk Bantuan Kiriman Xi Jinping untuk Korban Gempa Ditembaki Pasukan Junta Myanmar
Gempa melanda sekitar pukul 23.30 waktu setempat. Pusat gempa berada 23 km dari Pelabuhan Olry di kedalaman 27 km.
Pusat Peringatan Tsunami Pasifik juga sempat mengeluarkan peringatan tsunami bagi Vanuatu, Kaledonia Baru dan Kepulauan Solomon tetapi dibatalkan sekitar satu setengah jam usai gempa.
"Gelombang tsunami mencapai 0,3 hingga 1 meter di atas permukaan air pasang mungkin terjadi di beberapa pantai Vanuatu," kata Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Hawaii, diberitakan AFP.
Baca Juga:
Myanmar Umumkan Masa Berkabung Nasional 7 Hari Usai Gempa
Vanuatu yang terdiri dari puluhan pulau memiliki populasi sekitar 280 ribu orang.
Negara kepulauan ini berada di Ring of Fire, tempat lempeng teknonik bertumbuk yang kerap menimbulkan aktivitas seismik dan vulkanik.
Vanuatu merupakan salah satu negara yang paling rentan bencana alam seperti gempa, kerusakan akibat badai, banjir dan tsunami.