WAHANANEWS.CO, Jakarta - Wakil Menteri Pertanian Amerika Serikat (AS), Luke J. Lindberg, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Indonesia pada 2 hingga 5 Februari 2026.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dagang dan kemitraan strategis di sektor pertanian antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Baca Juga:
Akibat Dimakan Kutu Kasur, Seorang Napi Tewas di Dalam Sel Penjaranya
Dalam lawatan tersebut, Lindberg akan memimpin delegasi besar yang terdiri dari sekitar 85 perusahaan serta perwakilan industri asal AS.
Kehadiran puluhan pelaku usaha itu bertujuan untuk menjajaki peluang perdagangan, investasi, serta kerja sama agribisnis dengan mitra di Indonesia.
Selain kalangan pengusaha, delegasi ini juga akan diikuti oleh sejumlah pejabat Departemen Pertanian dari beberapa negara bagian di Amerika Serikat.
Baca Juga:
Bocah Palestina Meninggal Akibat Serangan Jantung saat Lari dari Kejaran Tentara Israel
Hal tersebut disampaikan oleh Konselor Pertanian Kedutaan Besar AS di Jakarta, Lisa Ahramjian, saat ditemui di sela-sela Festival “Rasa Amerika” yang digelar di Mal Sarinah, Jakarta, Sabtu, 31 Januari 2026.
“Ada juga perwakilan dari berbagai negara bagian. Akan ada seorang pejabat dari Departemen Pertanian Minnesota, Departemen Pertanian Montana, Idaho dan ada satu lagi,” ujar Lisa.
Lisa menjelaskan, selama berada di Indonesia, para pengusaha AS tersebut akan dibagi ke dalam sejumlah kelompok pertemuan sesuai dengan bidang usaha masing-masing.
Secara umum, rangkaian agenda kunjungan ini difokuskan untuk membuka dan memperluas peluang kerja sama di sektor agribisnis.
“Kami memiliki beberapa perusahaan AS yang ingin menjual produk mereka di sini, jadi mereka akan mengadakan apa yang kita sebut pertemuan bisnis-ke-bisnis. Mereka akan duduk di meja dan mengadakan beberapa pertemuan untuk berdiskusi dengan pembeli Indonesia dan melakukan diskusi bisnis,” ujarnya menjelaskan.
Sementara itu, para pejabat Departemen Pertanian dari sejumlah negara bagian AS juga akan memanfaatkan kunjungan ini untuk mempelajari secara langsung berbagai potensi kerja sama yang tersedia di Indonesia, khususnya di sektor pertanian dan pangan.
“Sehingga mereka dapat membantu lebih banyak orang dari negara bagian mereka memahami peluang yang mungkin ada di sini,” ucap Lisa.
Di sisi lain, Wakil Menteri Pertanian AS Luke Lindberg juga dijadwalkan menggelar sejumlah pertemuan resmi dengan pejabat pemerintah Indonesia.
Pertemuan tersebut akan membahas penguatan kerja sama antar pemerintah (government-to-government) di bidang pertanian dan perdagangan.
“Jadi, ada berbagai macam pertemuan yang berlangsung. Tapi, seperti yang dikatakan Duta Besar Haymond, semuanya tentang meningkatkan hubungan ekonomi antara Amerika Serikat dan Indonesia,” kata Lisa menekankan.
Kunjungan delegasi Departemen Pertanian AS beserta para pengusaha ke Indonesia ini bukanlah yang pertama.
Berdasarkan catatan Konselor Pertanian Kedutaan Besar AS di Jakarta, kegiatan serupa pernah dilaksanakan pada tahun 2018 sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]