Pada kopi panas yang kemudian didinginkan, kandungan asam yang lebih tinggi dapat membuat minuman ini terasa lebih berdampak pada lambung.
Di sisi lain, kopi panas diketahui memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan kopi cold brew.
Baca Juga:
Ketua KADIN Anindya Bakrie, Soroti Koteka Bilang Wajar RI Punya Mimpi Besar Ini
Lalu soal kafein, kadar zat stimulan ini sebenarnya tidak jauh berbeda antara kopi panas dan kopi dingin.
Perbedaan kafein lebih dipengaruhi oleh suhu air saat proses penyeduhan.
Semakin panas air yang digunakan, semakin banyak kafein yang terekstraksi dari bubuk kopi.
Baca Juga:
Ngopi Tiap Hari Bisa Bikin Kulit Wanita Jadi Glowing, Ini Penjelasan Ahli
Artinya, kopi yang diseduh dengan air panas berpotensi mengandung kafein sedikit lebih tinggi.
Meski demikian, selisih kadar kafein antara kopi panas dan kopi dingin tidak terlalu signifikan.
Pada akhirnya, pilihan antara kopi panas atau dingin kembali pada selera, kebutuhan, dan kenyamanan masing-masing penikmat kopi.