Royanto mewakili aktivis Serikat Pekerja menghimbau para pekerja untuk menjauhi Narkoba demi mempertahankan produktivitas.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) menyatakan penyalahgunaan narkotika harus diperangi dan menjadi musuh bersama.
Baca Juga:
Napi Narkoba Bakal Terima Amnesti, Menkum: Hanya 700 Orang
Ket foto: Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. (Foto: Sutrisno/WahanaNews.co)
Hal itu ia sampaikan seusai menghadiri seminar yang digelar Badan Narkotika, Korupsi, dan Terorisme (Narkoter) DPP Partai Perindo bertajuk 'Bersama Partai Perindo Kita Cegah, Lindungi, dan Selamatkan Generasi Muda dari Permasalahan Narkotika', Rabu (21/6/2023).
"Narkotika itu kan bahaya, orang kan kalau sudah tercandu (menjadi) tidak produktif otaknya rusak lah intinya. Kalau cinta Indonesia, cinta NKRI yang bisa maju ke depan narkoba harus diberantas," kata Hary Tanoe di Kantor DPP Partai Perindo, Jalan Diponegoro Nomor 29, Menteng, Jakarta Pusat.
Baca Juga:
ABK Kapal Kayu di Batam Bawa Sabu dari Malaysia, Jika Sampai Jakarta Dibayar Rp300 Juta
Hary Tanoe menjelaskan, pemberantasan narkoba harus lebih berfokus kepada pengedarnya. Menurutnya, pengguna merupakan korban dari penyalahgunaan narkotika sehingga butuh rehabilitasi untuk keluar dari penyalahgunaan tersebut.
"Narkoba harus menjadi musuh kita bersama, jangan sampai anak-anak kita terkena narkoba," ujar Ketum Partai Perindo partai yang ditetapkan KPU bernomor urut 16 pada kertas suara Pemilu 2024 itu.
[Red: Amanda Zubehor]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.