WahanaNews.co | Sepanjang Januari hingga Februari 2022 dilaporkan terjadi 121 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Jakarta.
Jumlah tersebut diketahui berdasarkan data dari Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, dengan rincian 105 kasus terjadi pada Januari dan 16 kasus pada Februari.
Baca Juga:
Pembinaan Kemampuan Prajurit, Kajasdam XX/TIB pantau Kenaikan Sabuk Bela Diri PSM di Wilayah Korem 042/Gapu
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Arief Wahyudi meminta seluruh masyarakat untuk tetap waspada.
Sebab, saat musim penghujan tiba, nyamuk penyebab DBD sangat berpotensi untuk berkembang biak.
"Tetap harus waspada karena saat ini musim penghujan dan udara lembab sehingga sangat potensial untuk perkembangbiakan nyamuk," kata dia.
Baca Juga:
Ketua Umum DPP Garpu Pietra M Paloh Kunker ke Jambi, sosialisasi dengan BTN Hingga buka bersama
Tidak cukup hanya waspada, Arief juga mengimbau masyarakat untuk melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk melalui gerakan satu rumah satu jumantik.
"Demikian pula di tempat-tempat umum, di semua tatanan (pencegahan harus dilakukan)," kata dia.
Sebelumnya, kewaspadaan terhadap DBD juga disampaikan oleh Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim.