WahanaNews.co | Nyeri dada merupakan salah satu keluhan yang cukup umum terjadi dan bisa disebabkan oleh beragam hal.
Meski umum, keluhan ini sebaiknya tak diabaikan karena bisa saja berkaitan dengan masalah kesehatan yang serius, seperti penyakit jantung.
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Menurut ahli kardiologi dari MedStar Montgomery Medial enter, Dr Estelle Jean, nyeri dada yang berkaitan dengan masalah jantung biasanya akan memburuk ketika disertai dengan aktivitas fisik.
Nyeri dada ini bisa seperti dada terasa berat, ditekan, sesak, diremas, atau heartburn.
Bila nyeri dada dipicu oleh adanya sumbatan di arteri jantung, beberapa gejala lain bisa muncul.
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Misalnya, rasa nyeri menjalar ke bagian pundak, rahang, atau lengan kiri.
Gejala kesulitan bernapas, perasaan seperti akan pingsan, berkeringat, mual, dan muntah juga bisa muncul menurut ahli kardiologi dr Adriana Quinones-Camacho.
Di sisi lain, nyeri dada yang tak berkaitan dengan masalah jantung juga memiliki beberapa ciri.