Baik tumor jinak (polip hidung) maupun tumor ganas di rongga hidung, keduanya sama-sama bisa menimbulkan gejala mimisan. Salah satu contoh tumor ganas adalah intranasal rhabdomyosarcoma yang menyerang bagian hidung, mata, dan sinus.
9. Gangguan pembekuan darah
Baca Juga:
Belasan Nakes Pilih Tetap Bekerja Meski Tanpa Digaji Usai Dipecat Bupati Taput, Ini Alasannya
Gangguan pembekuan darah juga bisa menjadi penyebab anak mimisan. Beberapa contoh gangguan pembekuan darah yang sering terjadi adalah hemofilia dan penyakit von Willebrand.
Biasanya, gangguan pembekuan darah pada anak dicurigai apabila terdapat riwayat gangguan pembekuan darah di keluarga. Salah satu tandanya anak sering memar tanpa sebab, atau bahkan mengalami perdarahan yang lama meski hanya luka kecil atau operasi keci
10. Tekanan darah tinggi
Baca Juga:
Hadir di Indonesia, BrainEye Bakal Jadi Solusi Kesehatan Otak Berbasis Teknologi AI
Tekanan darah tinggi atau tidak terkontrol bisa menyebabkan pecahnya pembuluh darah bagian belakang hidung.
Umumnya, mimisan akan keluar melalui kedua lubang hidung. Banyaknya darah yang keluar akan bervariasi. Biasanya, darah akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu 10 menit atau kurang, dengan bantuan pemencetan lubang hidung.
Namun, apabila darah semakin banyak, mimisan tidak kunjung berhenti dalam 20 menit, serta anak tampak lemas dan pucat, sebaiknya segera ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.